Pembayaran digital semakin mudah ditemui di berbagai tempat usaha. Salah satu medianya adalah QRIS yang dapat ditampilkan melalui stiker atau hasil cetak lainnya. Bank Indonesia menjelaskan bahwa QRIS dengan metode Merchant Presented Mode statis dapat dipajang menggunakan stiker untuk dipindai pelanggan. Karena itu, cetak stiker QRIS perlu memperhatikan ukuran, keterbacaan kode, bahan, dan lokasi pemasangannya.

Media pembayaran yang dicetak dengan baik akan membantu pelanggan menemukan kode dengan cepat. Desainnya pun tidak perlu rumit. Justru tampilan sederhana dapat membuat kode pembayaran lebih mudah dikenali ketika pelanggan hendak melakukan transaksi.
Mengapa QRIS Banyak Ditampilkan dalam Bentuk Stiker?
QRIS MPM statis menggunakan satu kode yang dapat dipindai pelanggan untuk melakukan pembayaran. Merchant dapat menampilkan kode tersebut melalui stiker atau media cetak lain. Pelanggan kemudian memindainya menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.
Bentuk stiker membuat kode lebih praktis ditempatkan di area transaksi. Misalnya, merchant dapat menempelkannya pada meja kasir, meja restoran, etalase, atau area pembayaran lainnya. Posisi yang tepat membuat pelanggan lebih mudah menemukan kode tanpa perlu bertanya kepada kasir.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Stiker Pembayaran
Kualitas media perlu dipikirkan sejak tahap desain. Tujuannya bukan membuat tampilan yang terlalu dekoratif, melainkan memastikan kode tetap mudah terlihat dan dipindai.
1. Pastikan QR Code Tetap Jelas
QR Code perlu memiliki tampilan yang tajam dan kontras dengan latar belakang. Hindari menambahkan ornamen terlalu dekat dengan kode karena dapat mengganggu keterbacaannya.
Nama usaha atau instruksi singkat tetap bisa ditambahkan. Namun, area utama kode sebaiknya tetap mendapat ruang yang cukup.
2. Sesuaikan Ukuran dengan Lokasi
Ukuran stiker sebaiknya mengikuti tempat pemasangannya. Media yang ditempel pada meja kasir dapat dibuat lebih ringkas karena pelanggan berada dekat dengan kode.
Sebaliknya, kode yang ditempatkan pada area dengan jarak pandang lebih jauh perlu dibuat lebih mudah terlihat. Jadi, tentukan lokasi terlebih dahulu sebelum menetapkan ukurannya.
Baca juga: Kesalahan Saat Mencetak Stiker yang Paling Sering Terjadi dan Solusinya
3. Gunakan Informasi Pendukung Secukupnya
Nama usaha dapat membantu pelanggan memastikan bahwa kode tersebut memang digunakan untuk pembayaran merchant yang tepat. Informasi lain juga dapat ditambahkan selama benar-benar diperlukan.
Hindari memenuhi bidang stiker dengan terlalu banyak teks. Fokus utama tetap pada kode pembayaran dan identitas usaha.
4. Pilih Bahan Sesuai Media Pemasangan
Bahan dapat disesuaikan dengan tempat stiker akan digunakan. Percetakan Harvest menyediakan jasa cetak stiker dengan beberapa pilihan bahan, seperti sticker Cina, Ritrama atau Orajet, serta one way vision.
Kebutuhan indoor dan media pemasangan tertentu tentu dapat memiliki pertimbangan berbeda. Karena itu, sampaikan lokasi penggunaannya saat melakukan pemesanan.
Tentukan Lokasi Pemasangan Sebelum Mencetak
Lokasi ikut menentukan ukuran dan tampilan stiker. Jangan sampai kode sudah dibuat, tetapi posisinya sulit ditemukan ketika pelanggan akan membayar.
Meja kasir menjadi salah satu lokasi yang praktis karena pelanggan biasanya melakukan transaksi dari area tersebut. Pada restoran, kode juga dapat ditempatkan di meja jika pelanggan melakukan pembayaran secara mandiri.
Etalase atau kaca dapat menjadi pilihan bagi usaha yang menerima pembayaran dari area depan. Pastikan stiker tidak tertutup barang, dekorasi, atau material lain yang membuat kode sulit terlihat.
Ingin model yang lebih simpel bukan stiker tempelan? Anda juga bisa mencetak tent card. Dengan dudukan penyangga cocok untuk diletakan di meja makan di restoran atau cafe-cafe.
Buat Desain yang Sederhana dan Mudah Dikenali, Coba Tips Ini
Tampilan stiker sebaiknya dibuat sederhana agar perhatian pelanggan langsung tertuju pada kode pembayaran. Beberapa hal berikut dapat diperhatikan saat menyiapkan desain:
- Gunakan QR Code yang valid
QR Code harus berasal dari QRIS merchant yang diperoleh melalui proses pendaftaran resmi. Jangan menggunakan kode buatan sendiri atau QR Code yang sumbernya tidak jelas. - Daftar QRIS secara resmi
Pengguna perlu mendaftarkan usaha melalui Penyedia Jasa Pembayaran atau PJP yang telah berizin untuk mendapatkan QRIS yang sah. Setelah proses verifikasi, merchant memperoleh Merchant ID dan QRIS yang dapat digunakan untuk menerima pembayaran. - Berikan ruang yang cukup di sekitar kode
Jangan memenuhi area sekitar QR Code dengan tulisan, logo, atau ornamen. Ruang yang cukup membantu kode tetap mudah dikenali saat dipindai. - Tambahkan identitas usaha seperlunya
Nama usaha atau logo dapat dicantumkan agar pelanggan dapat mengenali merchant sebelum melakukan pembayaran. - Utamakan kontras dan keterbacaan
Pastikan QR Code terlihat jelas terhadap latar belakang. Hindari kombinasi warna atau desain yang membuat pola kode sulit dibedakan.
Percetakan berperan menghasilkan media fisik untuk menampilkan QRIS tersebut. Sementara itu, kode pembayaran yang digunakan tetap berasal dari QRIS resmi milik merchant.
Buat Stiker Pembayaran di Percetakan Harvest!
Percetakan Surabaya Harvest melayani kebutuhan stiker custom untuk berbagai keperluan usaha. Spesifikasi cetak dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemesanan.
Siapkan QR Code dari PJP beserta nama usaha yang ingin ditampilkan. Setelah itu, tentukan ukuran, bahan, jumlah, dan lokasi pemasangannya. Dengan persiapan tersebut, cetak stiker QRIS dapat menghasilkan media pembayaran yang rapi, mudah ditemukan, dan nyaman digunakan pelanggan.
FAQ
Bisakah QRIS dibuat menjadi stiker?
Bisa. QRIS MPM statis dapat ditampilkan menggunakan stiker atau hasil cetak lainnya.
Apa bahan yang tersedia untuk stiker?
Percetakan Harvest menyediakan beberapa pilihan bahan, termasuk sticker Cina, Ritrama atau Orajet, dan one way vision.
Bolehkah ukuran stiker dibuat sesuai kebutuhan?
Bisa dikonsultasikan berdasarkan ukuran dan lokasi pemasangannya.