Masih sering terjadi beberapa orang kurang teliti saat akan cetak banner, akibatnya timbul kesalahan cetak banner yang mempengaruhi kualitas maupun keawetan dari banner itu sendiri. Jika Anda tidak ingin hal semacam ini terjadi, sebaiknya pahami dulu apa saja kesalahan yang terjadi dan cara mencegahnya di bawah, silakan simak penjelasan berikut.

Kesalahan kecil dalam proses pengerjaan bisa berdampak besar pada hasil akhir. Padahal, banner merupakan salah satu media promosi yang paling terlihat oleh publik. Tentu kita tidak ingin materi promosi yang sudah direncanakan justru terlihat tidak menarik di mata calon pelanggan, bukan?
5 Kesalahan Saat Cetak Banner dan Spanduk dan Solusinya!
Memahami kendala teknis sejak awal dapat membantu Anda menghemat waktu dan biaya. Berikut adalah rangkuman masalah yang paling sering kami temukan di lapangan beserta solusi praktisnya.
1. Resolusi Gambar Terlalu Rendah
Gambar yang pecah atau terlihat kotak-kotak (pixelated) adalah masalah yang paling umum. Hal ini terjadi karena resolusi desain tidak mencukupi untuk ukuran cetak yang besar. Solusinya, selalu gunakan file asli dengan resolusi minimal 150 hingga 300 DPI untuk ukuran sebenarnya. Jika Anda mengambil gambar dari internet, pastikan ukurannya benar-benar besar agar tajam saat dicetak.
2. Salah Pilih Bahan
Setiap lokasi pemasangan membutuhkan jenis bahan yang berbeda. Memasang bahan indoor yang tipis di luar ruangan yang terkena panas dan hujan akan membuat banner cepat robek atau pudar. Ini merupakan salah satu kesalahan umum yang banyak terjadi saat cetak banner.
Jadi harus bagaimana?
Kami menyarankan penggunaan bahan flexy dengan gramasi yang lebih tebal jika banner akan dipasang di area terbuka. Apakah Anda sudah mengecek kondisi cuaca di lokasi pemasangan nanti?
Baca juga: Apa Saja Bahan yang Digunakan untuk Mencetak Banner?
3. Desain ‘Ramai’ Sulit Dibaca
Terlalu banyak menaruh informasi dalam satu lembar banner justru membuatnya tidak efektif. Jarak pandang banner biasanya cukup jauh, sehingga pesan utama harus terlihat dalam hitungan detik. Gunakan kalimat yang ringkas dan pilih ukuran huruf yang besar. Berikan ruang bernapas pada desain agar poin utama promosi Anda langsung tersampaikan ke pembaca.
4. Salah Ukuran
Banyak yang memesan banner tanpa mengukur area pemasangan terlebih dahulu. Akibatnya, banner bisa terlihat terlalu kecil hingga tidak terbaca, atau justru terlalu besar sehingga menutupi bagian lain yang penting.
Selalu gunakan meteran untuk memastikan dimensi panjang dan lebarnya sudah pas dengan rangka atau tembok yang akan digunakan.
Nah, agar tidak keliru, berikut rekomendasi ukuran yang paling sering digunakan:
- Standing Banner (X/Y Banner): Ukuran 60 x 160 cm atau 80 x 180 cm. Sangat pas untuk promosi di samping pintu masuk atau area indoor.
- Mini Banner: Ukuran 25 x 40 cm. Ideal diletakkan di atas meja kasir untuk info menu atau promo singkat.
- Spanduk Horizontal: Ukuran 2 x 1 meter hingga 5 x 1 meter. Cocok untuk dipasang di pagar atau area luar ruangan agar mudah terlihat pengendara.
- Baliho Besar: Ukuran 3 x 4 meter atau lebih. Digunakan untuk promosi jarak jauh yang membutuhkan visibilitas maksimal.
5. Mode Warna Keliru
Banyak desain dibuat dengan mode warna RGB yang biasanya hanya untuk tampilan layar ponsel atau komputer. Saat dicetak ke mesin, warna tersebut akan berubah karena mesin menggunakan mode CMYK.
Pastikan sejak awal proses pembuatan desain, Anda sudah mengatur format warnanya ke CMYK agar hasil cetakan warnanya tidak berubah menjadi kusam atau melenceng jauh dari aslinya.
Pentingnya Konsultasi Sebelum Mencetak Banner, Jangan Diabaikan!
Banyak orang merasa sudah cukup hanya dengan mengirimkan desain, padahal konsultasi singkat dengan pihak percetakan bisa menyelamatkan Anda dari kerugian besar.

Melalui diskusi ini, setiap detail teknis dipastikan sempurna agar Anda tidak perlu khawatir akan hasil yang mengecewakan atau kurang maksimal.
Berikut adalah beberapa hal penting yang bisa Anda dapatkan melalui sesi konsultasi:
- Kesesuaian Warna dan Material: Membantu Anda memahami perbedaan hasil warna pada layar dan material cetak yang sebenarnya, serta memilih jenis tinta yang paling awet untuk jangka panjang.
- Ketahanan dan Keamanan: Anda bisa mendapatkan masukan mengenai ketebalan bahan yang paling pas hingga teknik pemasangan mata ayam yang kuat agar banner tidak mudah lepas saat diterpa angin.
- Pengecekan Tata Letak: Tim kami bisa membantu memastikan apakah posisi tulisan dan gambar sudah aman dari area lipatan atau lubang pengait agar tidak ada informasi penting yang terpotong.
Jika Anda ingin menghindari berbagai kendala di atas, hubungi Percetakan Harvest jika ingin cetak banner atau spanduk minim kesalahan.
Tim profesional kami siap membantu mengecek desain sebelum naik cetak. Kami selalu menggunakan bahan kualitas terbaik dan mesin cetak modern untuk memastikan kepuasan Anda.